Jika anda sering memelototi pergerakan saham di bursa terbesar di Indonesia tiap harinya.tentu anda akan paham mengenai berita di bursa yang sedang menunjukkan geliatnya akhir-akhir ini.
Indeks harga saham gabungan yang biasa kita sebut dengan IHSG menunjukkan aksi pergerakan yang diluar batas.Beberapa saat yang lalu kita sempat dibuat kaget dengan melonjaknya saham ke kisaran 2.500-an.namun siapa sangka bursa akan terus mengalami pelonjakkan yang gila-gilaan.Hingga saat ini pergerakan harga saham yang mencapai kisaran 2.700-an.Tidak mustahil jika banyak analis memperkirakan pergerakan harga saham akan mencapai kisaran 2.800 hingga 3.000 an.
Akibat dari melesatntya nilai saham di bursa.Para investor berbondong-bondong untuk segera membelanjakan uangnya.Bahkan,banyak masyarakat pula ikut terpikat dengan lahan bisnis yang masih dianggap awam oleh banyak masyarakat ini.
Namun,tak selamanya kita akan dihadapkan dengan kondisi yang seperti ini.Tampaknya kita lupa dengan kondisi bangsa kita beberapa tahun yang lalu.Rupiah yang tadinya berada di level yang aman,hanya dalam beberapa waktu saja mampu menjadi petaka bagi bangsa kita ini.Rupiah mendadak melesat ke level 16.000.Sungguh rekor yang sangat fantastik.Apakah kita akan terus dalam posisi nyaman ini?tentu tidak kan.
Kita harus introspeksi diri.Jangan sampai kita terjebak ke lubang yang sama untuk kedua kalinya.Tidak sadarkah kita jika sebagian modal yang di investasikan di Indonesia sebagian besar berasal dari investor asing.Apa jadinya jika para investor menarik dana secara besar-besaran.Maka Indonesia akan kembali mengalami krisis moneter yang melanda kita beberapa saat yang lalu.Coba lihat cadangan devisa kita jika dibandingkan dengan jumlah investor asing yang menanamkan modalnya di Indonesia.Apa jadinya jika para investor itu mengambil dana secara besar-besaran?
Kebanyakan dana yang di investasikan di bursa,berasal dari para investor yang menanamkan modalnya di Negara-negara maju terutama AS.Pada saat ini mungkin banyak investor menarik dananya untuk di investasikan pada Negara-negara berkembang
Banyak investor asing,terutama pemodal yang biasa menaanamkan modalnya di AS yang mengalihkan dananya ke Negara-negara berkembang,akibat krisis subprime itu.Mereka menganggap Negara berkembang untuk sementara mampu memberikan keuntungan.Namun apa yang terjadi jika perekonomian AS kembali bangkit?kemungkinan besar para investor akan menarik dananya yang di tanam pada Negara-negara berkembang,termasuk Indonesia.Dan mereka kembali menanamkan modalnya kembali di negeri paman Sam itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar